|
JUDUL:
PENILAIAN GURU IPA PADA ALAT PERAGA IPA BIDANG MIRING UNTUK
PEMBELAJARAN IPA DI MI SOKORINI MUNTILAN.
|
|
A. LATAR BELAKANG
MASALAH
Pada
dasarnya anak belajar melalui benda/objek konkret. Untuk memahami konsep
abstrak, anak-anak memerlukan benda-benda konkret sebagai perantara atau
visualisasinya.. Belajar anak akan dapat meningkat bila ada motivasi.. Selama
ini pembelajaran yang dilaksanakan tanpa menggunakan alat peraga kurang
menarik perhatian siswa, sehingga menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa.
Pembelajaran dengan metode ceramah membuat siswa kurang tertarik pada materi
yang disampaikan guru, siswa cenderung pasif dan kurang serius dalam proses
pembelajaran sehingga materi yang disampaikan oleh guru tidak tertanam dalam
benak siswa.
Karena itu dalam pengajaran IPA pesawat
sederhana bidang miring diperlukan faktor-faktor yang dapat memotivasi anak
untuk belajar. Dalam pembelajaran IPA di SD seseorang guru harus
mempersiapkan suatu cara bagaimana agar materi IPA pesawat sederhana bidang
miring yang diajarkan kepada siswa itu dapat diterima serta dapat dipahami
dengan mudah. Oleh sebab itu guru membutuhkan alat peraga yang ideal untuk
mata pelajaran IPA khususnya pesawat sederhana bidang miring untuk menunjang
proses belajar siswa agar dapat meningkatkan prestasinya.
Alat peraga adalah benda atau
alat-alat yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran. Alat
peraga dalam proses pembelajaran memegang peranan yang penting sebagai alat
bantu untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Alat bantu
pembelajaran adalah perlengkapan yang menyajikan satuan-satuan pengetahuan
melalui stimulasi pendengaran, penglihatan atau keduanya untuk membantu
pembelajaran. Cara pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dapat
meningkatkan minat belajar siswa sehingga diharapkan prestasi belajar dapat
memuaskan.
B. RUMUSAN MASALAH:
Dari latar belakang masalah
dapat diambil rumusan masalah yaitu:
C. TUJUAN:
Penelitian ini memiliki
tujuan yaitu:
D. MANFAAT PENELITIAN:
Dengan dilakukannya
penelitian ini diharapkan dapat memiliki manfaat sebagai berikut:
Memberikan motivasi bagi
guru untuk selalu menggunakan alat peraga khususnya pelajaran IPA agar prestasi siswa dapat meningkat.
a) Peneliti dapat
mengetahui seberapa besar pengaruh alat peraga terhadap pembelajaran IPA
b) Peneliti dapat
mengetahui kelemahan dan kelebihan alat peraga IPA bidang miring.
E. LANDASAN TEORI:
Alat
peraga IPA yaitu suatu alat yang digunakan guru dalam proses pembelajaran IPA
untuk memudahkan siswa dalam memahami pelajaran IPA.
Penggunaan Alat Peraga IPA lebih menekankan pada
pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui percobaan, pengembangan
keterampilan proses dan sikap ilmiah.
Penilaian
adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi
yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes
maupun nontes. Dalam penelitian ini penilaian yang dilakukan guru yaitu
menilai sebuah alat peraga Bidang Miring untuk pembelajaran IPA SD kelas V.
Aspek yang dinilai yaitu dari segi tampilan dari alat peraga bidang miring
dan kelayakan dari alat peraga bidang miring.
3. Materi Bidang
Miring
Bidang miring adalah
jenis pesawat sederhana yang memiliki permukaan datar dimana salah satu
ujungnya lebih tinggi daripada ujung yang lain. Contoh bidang miring adalah
tangga, papan seluncur, dan jalan di pegunungan yang dibuat berkelok kelok
penggunaan bidang miring memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya
adalah tenaga yang diperlukan untuk memindahkan barang lebih kecil. Namun
kekurangannya, jarak yang ditempuh menjadi lebih jauh.
Bidang miring juga
dimanfaatkan dalam baji. Contoh penerapan baji adalah pisau, mata kapak, mata
gunting, linggis, obeng, paku ulir, dan sekrup. Perbedaan antara baji dan
bidang miring adalah pada bidang miring, bendanya bergerak sedangkan bidang miringnya tetap.
Sedangkan pada baji, bendanya tetap sedangkan bidang miringnya bergerak.
F. METODE PENELITIAN
1. DESAIN PENELITIAN
a. Jenis survey
Penelitian
survey adalah penelitian yang mengambil sample dari satu populasi dan
menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Survei
merupakan studi yang bersifat kuantitatif yang digunakan untuk meneliti
gejala suatu kelompok atau perilaku individu. Survey adalah suatu desain yang
digunaan untuk penyelidikan informasi yang berhubungan dengan prevalensi,
distribusi dan hubungan antar variabel dalam suatu popilasi. Pada survey
tidak ada intervensi, survey mengumpulkan informasi dari tindakan
seseorang,pengetahuan, kemauan, pendapat, perilaku, dan nilai. Penggalian
data penelitian ini melalui
wawancara.. Survei menganut aturan
pendekatan kuantitatif, yaitu semakin sample besar, semakin hasilnya
mencerminkan populasi.
b. Studi lapangan
Studi
Lapangan ( Field Research ) adalah pengumpulan data secara langsung ke
lapangan dengan mempergunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut :
1) Observasi
Observasi, yaitu mengadakan pengamatan terhadap obyek yang diteliti.Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi tentang kelakuan manusia seperti terjadi dalam kenyataan. Dengan observasi dapat kita peroleh gambaran yang lebih jelas tentang kehidupan sosial, yang sukar diperoleh dengan metode lain. Observasi ini dilakukan oleh peneliti yang bertindak sebagai orang luar atau pengamat, dengan tujuan untuk lebih memahami dan mendalami masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan sosial dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan proses penelitian.
2) Wawancara
Wawancara adalah teknik penelitian yang paling sosiologis karena
bentuknya yang berasal dari interaksi verbal antara peneliti dan responden
dan juga cara yang paling baik untuk menentukan kenapa seseorang bertingkah
laku, dengan menanyakan secara langsung.
Wawancara, yaitu mengadakan aktivitas tanya jawab secara langsung kepada responden.
2. SUBJEK PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan oleh Guru kelas V MI
Sokorini.
3. ALAT DAN
BAHAN (ALAT PERAGA)
a.
Kayu 2 buah
b.
Balok kayu 2 buah
c.
Tali penggantung
d.
Paku 8 buah
e.
Engsel pintu 1 buah
f.
Roda pemutar
4.
PROSEDUR PENELITIAN
Langkah – langkah pengambilan data :
Persiapan Guru:
a.
Guru menyusun proposal alat
peraga bidang miring
b.
Merancang LKS
c.
Merancang lembar kerja peserta
didik
d.
Melakukan observasi awal mengenai permasalahan yang berhubungan
dengan pembelajaran IPA khususnya
pesawat sederhana bidang
miring.
e.
Merancang alat peraga dan
menentukan bentuk LKS, daftar pertanyaan
serta tindakan yang akan dilakukan.
Pelaksanaan :
a. Melakukan
penelitian di SD dengan memperlihatkan alat peraga bidang miring pada guru
IPA kelas V
b. Guru melakukan penilaian pada alat peraga bidang miring.
c. Menganalisis hasil
penilaian guru pada alat peraga bidang miring.
Alat pengumpulan data
a. Angket
b. LKS
5.
PROSEDUR ANALISIS DATA
a. Analisis Kualitatif
Penelitian kualitatif adalah metode penelitian
yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk
meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Dengan tujuan untuk memahami suatu
fenomena dalam konteks social secara alamiah dengan mengedepankan proses
interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang
diteliti.
b. Analisis
Kuantitatif
Dalam
menganalisa data penelitian strukturalistik (kuantitatif) hendaknya konsisten
dengan paradigma, teori dan metode yang dipakai dalam penelitian. Ada
perbedaan analisa data dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. Dalam
penelitian kuantitatif, analisa data yang dilakukan secara kronologis setelah
data selesai dikumpulkan semua dan biasanya diolah dan dianalisis dengan
secara computerized berdasarkan metode analisi data yang telah
ditetapkan dalam desain penelitian
Dalam
penelitian kuantitatif, analisis data merupakan kegiatan setelah data dari
seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Teknik analisis data dalam
penelitian kuantitatif menggunakan statistik. Terdapat dua macam statistic
yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian, yaitu statistic
deskriptif dan statistic inferensial
G. HASIL YANG
DIHARAPKAN
Alat
peraga ini diharapkan guru mampu memberikan penilaian yang maksimal dan juga
dapat memotivasi guru agar dapat menerapkan alat peraga bidang miring di
kelas V.
H. DAFTAR PUSTAKA
Azmiyawati, Choiril,
dkk.2008.IPA 5 Salingtemas untuk kelas
V SD/MI. Jakarta:
Pusat Perbukuan.Departemen Nasional.
Haryanto.2004.Sains untuk SD kelas V. Jakarta:
Erlangga.
Priyono.2007.Ilmu Pengetahuan Alam 5 untuk SD/MI kelas
V. Surakarta:
Grahadi.
Susilowati, Eko,
dkk.2010.IPA 5 untuk SD/MI kelas 5.
Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional.
|
Selasa, 01 April 2014
proposal alat peraga IPA Bidang Miring
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar